Konfigurasi File server Debian 10

 Konfigurasi Samba Server di Debian 10

1. Login menggunakan User root

2. Konfigurasi IP address terlebih dahulu dengan mengetik perintah nano /etc/network/interfaces

3. Setelah selesai konfigurasi simpan dengan menekan tombol Ctrl + O dan keluar dari konfigurasi dengan menekan tombol Ctrl + X.

4. masukkan DVD binary 1. 

5. Jika ada notifikasi , klik saja Force Unmount.

6. Kemudian kita install samba dengan mengetik perintah apt-get install samba. Jika ada pertanyaan "y/n" klik "y" kemudian enter.

7. Pada samba server and utilities, pilih no.

8. Jika sudah selesai menginstall samba, ulangi perintah apt-get install samba untuk memastikan apakah samba sudah berhasil terinstall atau belum, jika sudah maka akan ada tulisan 0 upgrade, 0 newly installed, 0 to remove and 0 not upgrade.

9. Setelah membuat direktori baru, kemudian masuk ke konfigurasi dengan mengetikkan perintah 

nano /etc/samba/smb.conf 

10. Kemudian setelah masuk ke konfigurasi, scroll kebawah dengan menekan tombol page down.Dan tuliskan konfigurasi berikut pada bagian yang paling bawah.

[Sharing]

path = /home/Sharing

browseable = yes

writeable = yes

read only = no

public = yes

11. jika sudah selesai, tekan tombol "Ctrl + X" jika ada pertanyaan y/n tekan "y" kemudian enter

Buat folder yang akan di share dan atur juga hak aksesnya. Misalnya disini saya akan membuat folder dengan nama "Sharing"

mkdir /home/Sharing

chmod 777 /home/Sharing

12. Setelah selesai konfigurasi jangan lupa untuk me-restart samba, dengan mengetikan perintah 

/etc/init.d/samba-ad-dc restart.

13. Kemudian akses file sharing dari server dengan tekan tombol windows+R, kemudian masukkan ip server \\192.168.5.1

14. . Bisa kita lihat bahwa folder yang kita sharing tadi sudah muncul. Itu artinya konfigurasi samba server telah berhasil di lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DNS server